LEARN SEJARAH. Belajar sejarah dan manfaat sejarah adalah membangkitkan semangat kesatuan.

Pengertian Majas Beserta Macam Dan Jenisnya

Loading...
Pengertian Majas Beserta Macam Dan Jenisnya - Salah satu yang dipelajari dalam mata pelajaran bahasa Indonesia adalah pengertian majas, macam-macam berikut contohnya. Bagi seorang penulis sastra pastinya sudah tak asing lagi dengan istilah majas. 

Pengertian Majas Beserta Macam Dan Jenisnya
Pengertian Majas Beserta Macam Dan Jenisnya
Adapun pengertian majas itu sendiri yaitu sebuah gaya bahasa yang dipakai oleh seorang penulis untuk memberikan gagasan atau mengungkapkan sesuatu curhatan secara konotasi, kiasan dan imajinatif. Umumnya penggunaan majas digunakan di dalam novel dan karya sastra lainnya.

Pengertian Majas Beserta Macam Dan Jenisnya

Pengertian Majas
Pengertian Majas 
Adapun tujuan penggunaan majas dalam suatu tulisan atau bahasa supaya para pembaca memperoleh efek yang sangat mengena dan dahsyat dengan nuansa kata-kata yang indah menawan dan memukau sesuai keinginan penulis. 

Baca Juga : Pengertian Negosiasi

Sehingga tulisan tidak kering. Namun indah, bermakna dan membacanya tak membosankan. Tulisan yang diwarnai majas akan terlihat emosional yang menggebu-gebu.

Jenis Jenis Majas

Jenis Jenis Majas
Jenis Jenis Majas
Mengenai majas itu sendiri mempunyai beberapa jenis. Berikut ini macam-macam majas yang perlu anda ketahui, antara lain :

Majas perbandingan

Inilah gaya bahasa yang dipakai oleh seorang penulis untuk membandingkan antara sebuah benda dengan benda lainnya lewat sistem penggantian, pelebihan dan penyamaan. Contoh majas perumpamaan atau perbandingan adalah : orang itu suka merokok bagaikan kereta api.

 jenis majas perbandingan
 jenis majas perbandingan
Untuk jenis majas perbandingan terdiri dari 10 bagian yaitu :

1. Majas Personifikasi

Gaya bahasa ini seolah-olah menyamakan fungsi suatu barang mati yang bisa bertingkah polah sebagaimana manusia. Contoh kalimat majas personifikasi adalah “Daun kelapa melambai-lambaikan tangannya kepadaku”

2. Majas Metafora

Suatu gaya bahasa yang menempatkan suatu objek yang mempunyai sifat yang sama dengan ungkapan tersebut. Contoh kalimat majas metafora : “Karyawan itu bagian dari tangan kanan bos pemilik perusahaan kosmetik tersebut”. Arti tangan kanan adalah orang yang dipercaya, setia dan dapat diandalkan.

Baca Juga : Pengertian Literasi

3. Majas Asosiasi

Gaya bahasa yang menyamakan 2 buah objek berlainan karena dianggap sama menggunakan kata  terusan : seperti, laksana, bak, bagaikan dll. Contoh majas asosiasi : Adik kakak itu seperti pinang dibelah dua. Maknanya, adik kakak itu mempunyai muka yang menyerupai sekali.

4. Majas Hiperbola

Sebuah majas yang mengungkapkan sebuah hal secara tak masuk akal atau berlebihan. Contoh kalimat majas hiperbola : Gantungkan cita-citamu setinggi langit. Atau : Ia memeras keringat  untuk menafkahi anak dan isterinya.

5. Majas Eufemisme

Suatu gaya bahasa yang mengungkapkan sesuatu hal secara lebih halus untuk mengganti kata yang kasar. Contoh kalimat majas Eufemisme : Anak itu kurang tinggi. Atau : Setiap fasilitas umum saat ini diharuskan menyediakan ruangan bagi orang difabel.Arti difabel adalah orang cacat.

6. Majas Metonimia

Gaya bahasa yang menyandingkan suatu hal atau brand yang menunjuk pada sebuah barang secara keseluruhan. Contoh kalimat majas metonomia : Untuk melepaskan rasa dahaga di siang hari maka ia minum Aqua. Arti Aqua adalah air mineral.

7. Majas Simile

Sebuah gaya bahasa yang menyamakan suatu kegiatan dengan ungkapan. Majas simile hampir menyerupai majas asosiasi yang memakai kata sambung : seperti, laksana, bagaikan, dan bak. Hanya yang sandingkan atau dibandingkan bukanlah sebuah benda namun kegiatan atau tindakan. Contoh kalimat majas simile : Perbuatan anak itu seperti anak ayam yang kehilangan induknya.

8. Majas Alegori

Sebuah gaya bahasa yang membandingkan sesuatu hal dengan ungkapan kiasan. Contoh kalimat majas alegori : Sang suami merupakan nahkoda dalam mengarungi lautan kehidupan rumahtangga. Arti nahkoda adalah kepala keluarga.

9. Majas Sinekdok

Majas sinekdok terdiri dari dua bagian yakni sinekdok pars pro toto dan sinekdok totem pro parte. Untuk pengertian majas sinekdok pars toto adalah suatu gaya bahasa yang mengungkapkan sebagian hal namun dalam arti seluruhnya. Contoh kalimat majas Sinekdok pars pro toto adalah “Batang hidung temanku itu belum terlihat.”

10. Majas Simbolik

Sebuah majas yang menyandingkan sifat manusia dengan sifat makhlup hidup seperti binatang. Contoh kalimat majas simbolik : Wanita itu jinak-jinak merpati.

Majas pertentangan

Sebuah ungkapan bahasa yang menyatakan sesuatu hal secara kiasan dengan sifat yang berlawanan. Contoh kalimat majas pertentangan adalah : Silahkan masuk ke gubuk kami. Arti gubuk sebenarnya adalah rumah mewah.  Majas pertentangan terbagi ke dalam berbagai jenis, antara lain : litotes, paradoks, antitesis, dan kontradiksi interminis.

Majas Sindiran

Sebuah gaya bahasa yang menyindir sesuatu hal. Contoh kalimat bermajas sindiran adalah : “Manis sekali mulutmu sehingga menyakiti hatiku”. Majas sindirian terbagi ke dalam berbagai jenis seperti majas ironi, sarkasme, dan sinisme. 

Majas penegasan

Suatu gaya bahasa yang menegaskan sesuatu hal supaya para pembaca mempercayai apa yang diutarakan oleh penulis. Contoh kalimat majas penegasan adalah : orang itu adalah pencurinya. Ia mencuri kalungku. Ia mengambil kalungku dengan paksa. Untuk jenis-jenis majas penegasan terdiri dari : pleonasme, repetisi,klimaks, retorika, antiklimaks, pararelisme, dan tautologi.

Baca Juga : Pengertian Resensi Buku

Demikianlah pengertian majas beserta macam dan jenisnya yang bisa penulis sampaikan. Walaupun terasa singkat, mudah-mudahan dapat bermanfaat bagi sobat sekalian. 
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Pengertian Majas Beserta Macam Dan Jenisnya

0 komentar: