LEARN SEJARAH. Belajar sejarah dan manfaat sejarah adalah membangkitkan semangat kesatuan.

Perbedaan Antara Pajak Dan Retribusi Beserta Contoh

Loading...
Perbedaan Antara Pajak Dan Retribusi Beserta Contoh – Siapa sih yang tidak mengenal pajak pastinya anda mengenalnya. Ada beragam contoh pajak seperti pajak bumi dan bangunan (PBB), pajak penghasilan (PPH), pajak barang mewah, pajak kendaraan bermotor (PKB), pajak parkir, pajak deposito dan lain sebagainya. 

Namun kerapkali orang mempersamakan antara pajak dan retribusi yang sama-sama harus dibayar padahal keduanya sangat berbeda. Perbedaan dalam berbagai aspek.

Pengertian Pajak

pengertian pajak
Untuk memulai mengetahui perbedaan dari retribusi dan pajak maka harus dimulai dari pengertian keduanya. Adapun pengertian pajak sendiri berdasarkan Undang-Undang Dasar 1945 pasal 23A adalah suatu pemungutan uang secara resmi yang dilakukan oleh negara yang memaksa kepada para pihak wajib pajak untuk kepentingan bangsa dan negara. 

BACA JUGA : Pengertian Pajak Menurut Para Ahli Lengkap

Sifat yang memaksa dari pajak dikarenakan untuk keperluan negara atau kas negara. Misalkan digunakan untuk pembangunan di berbagai daerah di Indonesia. Untuk membayar gaji PNS, membayar utang negara, membangun jembatan tol, membangun dan memperbaiki jalan raya, membangun dan memperbaiki jembatan desa, beasiswa bagi siswa berprestasi,  kesehatan gratis bagi kalangan tak mampu dll. Semua itu dananya mayoritas berasal dari pajak. Dan para wajib pajak tidak merasakan langsung manfaat dari membayar pajak. Namun manfaat dirasakan dalam jangka panjang dan dirasakan semua orang.

pengertian retribusi

Jadi fungsi pajak bagi sebuah negara sangat penting untuk keberlangsungan negara dan bangsa itu sendiri. Apa jadinya sebuah negara yang berdiri tanpa adanya pajak atau pemasukan maka negara tersebut sulit membangun dirinya sendiri ke arah kemajuan. Walaupun pernah ada peristiwa penyalahgunaan pajak oleh oknum pegawai pajak itu sendiri untuk kepentingan sendiri tidak menyurutkan niat masyarakat untuk membayar pajak.

Pengertian Retribusi

Sementara, pengertian retribusi adalah suatu pemungutan uang yang dilakukan seseorang atau lembaga yang berwenang berdasarkan Perda, Permen, dan PP. Jika seseorang membayar retribusi pastinya ia akan mendapatkan langsung manfaat bayar retribusi. Contoh retribusi pengolahan air limbah cair, retribusi parkir, retribusi kebersihan sampah, retribusi tiket masuk, dan lain-lain.

Perbedaan Antara Pajak Dan Retribusi Beserta Contoh

Perbedaan Antara Pajak Dan Retribusi
Perbedaan Antara Pajak Dan Retribusi 
Dari pengertian di atas jelas sekali perbedaan antara pajak dan retribusi beserta contoh, antara lain :

1.Sifat
Pajak adalah pungutan uang dari negara kepada rakyatnya. Sifat pungutan pajak bersifat memaksa. Jika seseorang tidak membayar pajak maka akan ada sanksi yang akan diberikan pada pelanggar berupa denda maupun kurungan penjara. Sedangkan retribusi sifatnya tidak memaksa.
2.Legalitas
Pengaturan pungutan pajak tidaklah dilakukan secara sembarangan. Namun sudah memiliki ketentuan hukum yang tetap yang terdapat dalam UUD 1945. Sehingga mempunyai kedudukan sangat tinggi dan penting dalam sistem negara. Sedangkan pengaturan retribusi hanya terbatas pada sebuah lembaga atau perorangan yang disusun berdasarkan ranah peraturan daerah maupun peraturan menteri dan peraturan pemerintah.
3.Pemungutan
Pemungutan pajak dilakukan oleh dua pihak yakni organisasi lembaga daerah seperti desa dan Direktorat Pajak. Hal itu tergantung dari objek pajak itu sendiri. Mengingat saat ini pemungutan pajak sudah otonom di daerah. Sedangkan pemungutan retribusi bisa dilakukan oleh perorangan ataupun lembaga swasta.
4.Tujuan
Pungutan pajak yang dilakukan oleh suatu negara bertujuan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi suatu bangsa dan negara, mendorong timbulnya investasi dan memperkecil jurang ketimpangan ekonomi di masyarakat. Adapun retribusi lebih cakupan skala kecil mempunyai tujuan dalam rangka memberikan pelayanan yang baik kepada publik secara luas.
5.Prosentase
Besaran pajak dihitung berdasarkan prosentase atau objek pajak itu sendiri. Misalkan anda mempunyai tanah dan bangunan yang luas maka besaran pajak lebih tinggi ketimbang pajak orang yang memiliki bangunan dan tanah yang lebih kecil. Sedangkan besaran retribusi tidak tergantung prosentase tapi atas dasar kemauan pihak perorangan atau lembaga yang mengadakan pelayanan jasa kepada masyarakat luas.

Banyak orang yang menghindar dari membayar pajak. Karena sifatnya yang mengeluarkan uang atau liabilitas. Apalagi besaran pajak yang harus dibayarkan sampai miliaran rupiah. Namun pajak tetap pajak dan harus dibayarkan. Sehingga salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan pendapatan keuangan negara dari sektor pajak adalah memberikan keringanan bagi pembayar pajak. Misalkan dengan menghilangkan denda pajak atau melakukan sistem pengampunan.

Perbedaan Antara Pajak Dan Retribusi

Demikian telah saya jelaskan perbedaan antara pajak dan retribusi beserta contoh. Sehingga anda bisa bersikap bijak dalam menyikapi hal ini. Dibalik itu, ada persamaan pajak dan retribusi yakni sama-sama harus dibayarkan. Demikian pula seiring dengan kemajuan jaman, pembayaran pajak dan retribusi bisa dilakukan secara online.
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Perbedaan Antara Pajak Dan Retribusi Beserta Contoh

0 komentar: