LEARN SEJARAH. Belajar sejarah dan manfaat sejarah adalah membangkitkan semangat kesatuan.

Pengertian Tasawuf Secara Bahasa, Istilah, Dasar dan Hakikatnya

Loading...
Pengertian Tasawuf Secara Bahasa, Istilah, Dasar dan Hakikatnya - Sudahkah kamu tahu mengenai pengertian tasawuf yang memang pertanyaan ini akan selalu ada di mata pelajaran agama kalian.

Dimana pengertian tasawuf disini akan dikupas secara bahasa, secara istilah dan mengenai dasar tasawuf dan hakikatnya.

Pengertian Tasawuf Secara Bahasa (Etimologi)

Pengertian Tasawuf Secara Bahasa (Etimologi)

Dalam agama Islam banyak cabang keilmuan di dalamnya yang bersumber kepada Al Qur’an dan hadist. Salah satunya ilmu tasawuf. Adapun menurut etimologi atau bahasa, pengertian tasawuf adalah berbeda-beda. Hal ini tergantung dari sudut pandang yang ditelaahnya. Ada sebagian yang berpendapat bahwa tasawuf berasal dari kata :

1.Shafa yang berarti suci atau bersih
Yang berarti orang yang menjalankan ajaran tasawuf disebut juga sufi adalah mereka yang jiwanya selalu bersih dan suci.
2.Shaf. 
Ada sebagain ahli sufi berpendapat bahwa tasauf berasal dari kata shaf yang berarti barisan. Dalam arti, sufi adalah mereka yang selalu berada dalam barisan terdepan dalam jihadi fi sabilillah maupun shalat berjamaah di masjid. Mereka mempunyai hati yang ikhlas, jiwa yang bersih dan iman yang sangat kuat.
3.Theosofi. 
Sebagian berpendapat tasawuf berasal dari kata Theosofi yang berarti ilmu ketuhanan.
4.Shuffah yang berarti daerah tempat duduk di wilayah masjid Nabawi Medinah. 
Shuffah telah ada sejak jaman Rasulullah SAW. Pada waktu itu, Rasulullah SAW menyediakan shuffah bagi kalangan muhajirin  di Madinah yang mereka yang belum memiliki rumah. Oleh karenanya, mereka sering disebut ahli shuffah.
5.Shuf yang bermakna bulu domba. 
Dalam arti, kaum sufi senantiasa memakai bulu domba kasar sebagai baju mereka. Karena mereka mengutamakan hidup yang sederhana, rendah hati dan jauh dari sifat keduniawian dan materialistis serta jauh dari sikap sombong. Perilaku mereka yang kemudian disebut tasawuf.
6.Shufanah yang bermakna sebuah nama kayu di daerah padang pasir yang tumbuh secara subur.

Apapun pengertian tasawuf secara bahasa, yang paing kuat adalah kata tasawuf berasal dari shuffah maupun shuf (bulu domba).

Pengertian Tasawuf Secara Istilah (Terminologi)

Pengertian Tasawuf Secara Istilah (Terminologi)

Adapun pengertian tasawuf menurut para ahli atau secara istilah, antara lain :

1.Imam Al Ghazali 
Menurut Imam Al Ghazali di dalam kitab terkenal yang telah ditulisnya, Ihya Ulumuddin berpendapat bahwa tasawuf merupakan sebuah ilmu yang berkaitan dengan cara-cara maupun tahapan-tahapan yang dilakukan seseorang untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. 
2.Syekh Muhammad Al Lurdi 
Menurut Syekh Muhammad Al Lurdi menjelaskan bahwasanya tasawuf merupakan ilmu yang dapat mengetahui segala sesuatu perbuatan baik dan buruk. Dan bagaimana cara menyucikan jiwa dengan memasukkan sikap baik atau terpuji dan mengeluarkan sifat yang buruk.
3.Imam Junaid Al Baghdadi 
Menurut Imam Junaid Al Baghdadi memberikan penjelasan mengenai arti tasawuf adalah sebuah jalan yang ditempuh untuk memasukkan sikap-sikap yang mulia dalam diri seseorang dan menjauhkan sifat-sifat buruk dan rendah yang ada di dalam dirinya. Sehingga dari pengertian ini sangat jelas bahwa tasawuf berkaitan dengan orang suci. 
4.As-Syibli dan Ahmad Amnun 
Menurut As-Syibli dan Ahmad Amnun berpendapat bahwa tasawuf adalah sebuah perbuatan membaktikan diri hanya kepada Allah Ta’ala tanpa pernah mengeluh. Membaktikan diri dengan berbagai ibadah penuh yang dilaksanakan secara rajin dan semangat. Mereka bersikap zuhud, sederhana, menjauhi dunia, dengan berakhlak mulia dan menjauhkan diri dari sifat tercela. 
Dari penjelasan tasawuf menurut para ulama, istilah dan bahasa di atas, tampaklah jelas pengertian tasawuf secara umum adalah sebuah ilmu yang membahas cara mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui beberapa tahapan. 

Sebuah ajaran ilmu yang mengharuskan penganutnya untuk menjauhi dunia, membersihkan jiwa dari hal kotor, dan lebih mengutamakan kehidupan di akhirat yang kekal. Sehingga mereka mempunyai sifat baik, selalu beribadah tanpa mengeluh dan menjauhkan diri dari akhlak yang buruk selamanya.

Dasar Dan Hakikat Ilmu Tasawuf

Dasar Dan Hakikat Ilmu Tasawuf

Untuk dasar ilmu tasawuf adalah sikap yang zuhud, berakhlakul karimah, sederhana dan menjauhkan diri dari keduniawian. Sebagaimana yang telah dicontohkan oleh Rasulullah SAW beserta sahabatnya yang mulia. Dasar ilmu tasawuf selain berdasarkan atas kehidupan dan kepribadian Nabi Muhammad SAW semasa hidup,yang paling utama adalah berdasarkan firman Allah SWT dalam Al Qur’an. Ada banyak ayat dalam Al Quran yang menyuruh kaum beriman bersikap zuhud atau tasawuf.

Contoh ilmu tasawuf bersikap mementingkan akhirat adalah firman Allah SWT : “Dan sungguh kehidupan akhirat lebih kekal daripada kehidupan dunia”. Atau firman-Nya,”Kehidupan dunia adalah sebuah tipu daya yang melalaikan. Dan yang abadi adalah kehidupan di akhirat”. Allah SWT berfirman : “Sungguh beruntung orang yang membersihkan jiwanya. Dan sungguh merugi orang yang mengotori jiwanya”.

Dasar Dan Hakikat Ilmu Tasawuf

Dari penjelasan di atas sangat jelas bahwasanya Al Quran mengandung ilmu-ilmu tasawuf beserta hakikatnya. Bahwa ilmu tasawuf merupakan sebuah kewajiban yang harus dijalankan seorang muslim atas dasar zuhud, sederhana, tidak mementingkan dunia tapi mementingkan akhirat dan lain sebagainya. Dunia bukan miliknya.

Demikianlah pengertian tasawuf secara bahasa dan istilah, dasar dan hakikatnya. Semoga bermanfaat bagi anda sekalian.
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Pengertian Tasawuf Secara Bahasa, Istilah, Dasar dan Hakikatnya

0 komentar: