LEARN SEJARAH. Belajar sejarah dan manfaat sejarah adalah membangkitkan semangat kesatuan.

Pengertian KOLONIALISME Bahas Lengkap Disini!

Pengertian Kolonialisme - Bismillah.. kali ini admin dari LEARNSEJARAH.COM akan membahas mengenai pengertian kolonialisme secara lengkap dan jelas. Admin membahas ini supaya kamu mengetahui mengenai apa itu kolonialisme?

Kolonialisme atau Penjajahan ialah suatu proses di mana suatu negara menguasai rakyat serta asal pati daya negara lain tapi masih tetap berkaitan dengan negara asal, istilah ini juga menunjuk kepada suatu himpunan keyakinan yang dipakai buat melegitimasikan atau mempromosikan proses ini, terutama kepercayaan jikalau moral dari pengkoloni lebih hebat dibanding yang dikolonikan.

Negara kolonialisme pertama ialah Spanyol serta Inggris. Pendukung dari kolonialisme berpendapat jikalau hukum kolonial menguntungkan negara yang dikolonikan dengan mendevelop infrastruktur ekonomi serta politik yang dibutuhkan buat pemodernisasian serta demokrasi. Mereka menunjuk ke bekas koloni layaknya Amerika Serikat, Australia, Selandia Baru, Hong Kong serta Singapura sebagai misal sukses pasca-kolonialisme.

Peneori ketergantungan layaknya Andre Gunder Frank, berpendapat jikalau kolonialisme sesungguhnya menuju ke pemindahan kekayaan dari area yang dikolonisasi ke area pengkolonisasi, serta menghalangi kesuksesan pengembangan ekonomi.

Pengkritik post-kolonialisme layaknya Franz Fanon berpendapat jikalau kolonialisme menghancurkan politik, psikologi, serta moral negara terkolonisasi.

Penulis serta politikus India Arundhati Roy berkata jikalau perdebatan antara pro serta kontra dari kolonialisme/ imperialisme ialah layaknya "mendebatkan pro serta kontra pemerkosaan".


pengertian kolonialisme


Pengertian Kolonialisme Secara Lengkap

Pengertian Kolonialisme secara umum ialah pengembangan kekuasaan sesuatu negara atas wilayah serta manusia di luar limit negaranya, seringkali buat menelusuri dominasi ekonomi dari asal pati daya, energi kerja, serta pasar wilayah tersebut. Istilah ini juga menunjuk kepada suatu himpunan keyakinan yang dipakai buat melegitimasikan atau mempromosikan proses ini, terutama kepercayaan jikalau moral dari pengkoloni lebih hebat dibanding yang dikolonikan.

Imperialisme adalah sesuatu [kebijakan] di mana sesuatu negara besar bisa memegang kendali atau pemerintahan atas area lain supaya negara itu dapat dipelihara atau berkembang. sesuatu misal imperialisme berlangsung saat negara-negara itu menaklukkan atau menduduki tanah-tanah itu.

Perbedaan imperialism serta kolonialisme ialah imperialisme adalah politik yang dijalankan tentang semua imperium. Kolonialisme adalah politik yang dijalankan tentang suatu koloni, sebuah area dari imperium bila imperium itu merupakan gabungan jajahan-jajahan.

Berdasarkan sasaran buat apakah imperialisme tersebut menguasai suatu wilayah, adanya 2 jenis imperialisme :

1. Imperialisme Langka (Ancient Imperialism) 
Inti dari imperialisme langka ialah semboyan gold, gospel, and glory (kekayaan, penyebaran agama serta kejayaan). Suatu negara merebut negara lain buat menyebarkan agama, menemukan kekayaan serta memperbanyak kejayaannya. Imperialisme ini terjadi sebelum revolusi industri serta dipelopori oleh Spanyol serta Portugal 
2. Imperialisme Kekinian (Modern Imperialism) 
Inti dari imperialisme kekinian adalah kemajuan ekonomi. Imperialisme kekinian muncul sesudah revolusi industri. Industri besar-besaran (akibat revolusi industri) memerlukan bahan mentah yang banyak serta pasar yang luas. Mereka menelusuri jajahan buat dijadikan asal pati bahan mentah serta pasar bagi hasil-hasil industri, setelah itu juga sebagai tempat penanaman modal bagi kapital surplus 
Jika mendasarkan pendangan kita terhadap sektor apakah yang ingin direbut si imperialis, tersebutkan kita akan menemukan pembagian macam imperialisme yang lain, yaitu:

1. Imperialisme. politik 
Si imperialis hendak mengusai segala-galanya dari suatu negara lain. Negara yang direbutnya itu merupakan jajahan dalam arti yang sebenarnya. Bentuk imperialisme politik ini tak umum dijumpai terhadap zaman kekinian pasal terhadap zaman kekinian paham nasionalisme telah berkembang. Imperialisme politik ini kebiasaannya bersembunyi dalam bentuk protectorate serta mandate 
2. Imperialisme Ekonomi 
Si imperialis hendak menguasai cuma ekonominya saja dari suatu negara lain. bila sebuah negara tak bisa jadi bisa dikuasai dengan jalan imperialisme politik, tersebutkan negara itu masih bisa dikuasai juga bila ekonomi negara itu bisa dikuasai si imperialis. Imperialisme ekonomi inilah yang kini amat disukai oleh negara-negara imperialis buat menukar imperialisme politik.
3. Imperialisme. Kebudayaan 
Si imperialis hendak menguasai jiwa (de geest, the mind) dari suatu negara lain. Dalam kebudayaan berada jiwa dari suatu bangsa. bila kebudayaannya bisa diubah, berubahlah jiwa dari bangsa itu. Si imperialis hendak melenyapkan kebudayaan dari suatu bangsa serta menggantikannya dengan kebudayaan si imperialis, hingga jiwa bangsa jajahan itu menjadi setara atau menjadi satu dengan jiwa si penjajah. Menguasai jiwa suatu bangsa bermakna mengusai segala-galanya dari bangsa itu. Imperialisme kebudayaan ini ialah imperialisme yang amat berbahaya, pasal masuknya gampang, tak berasa oleh yang akan dijajah serta bila berhasil sukar sekali bangsa yang dijajah bisa membebaskan diri kembali, bahkan bisa jadi tak sanggup lagi membebaskan diri.
4. Imperialisme Militer (Military Imperialism) 
Si imperialis hendak menguasai kedudukan militer dari suatu negara. Ini dijalankan buat menjamin keselamatan si imperialis buat kepentingan agresif atau ekonomi. tak butuh semua negara diduduki sebagai jajahan, cukup bila tempat-tempat yang strategis dari suatu negara bermakna menguasai pula semua negara dengan threat militer 
Sedangkan macam-macam kolonialisme dapat ditinjau dibawah :


Macam-macam kolonialisme :


  1. Koloni. domisili : warga suatu negara menempati area koloni (asimilasi serta pendudukan)
  2. Koloni. libensraum : berlangsung ledakan warga di negara induk, sehingga sebanyak orang menelusuri ruang hidup di wilayah baru
  3. Koloni. deportasi : area koloni dipakai buat menempatkan tahanan politik
  4. Koloni. eksploitasi : area koloni dieksploitasi SDA serta SDM-nya buat keuntungan financial
  5. Koloni. defensi : area koloni berbentuk pulau-pulau buat kepentingan pertahanan
  6. Koloni. netral : pendudukan sesuatu wilayah buat tempat tinggal dengan tidak adanya pretense lain.



Definisi Kolonialisme

Collins English Dictionary mendefinisikan kolonialisme sebagai "kebijakan serta praktek kekuatan dalam memperluas Kendalikan atas masyarakat tidak kuat atau daerah". The Merriam-Webster Dictionary memberi pilihan empat definisi, diantaranya "karakteristik sebuah koloni" serta "kontrol oleh satu kekuatan di area yang tergantung atau orang-orang ". The Encyclopedia 2006. Stanford Filsafat "menggunakan istilah 'kolonialisme'. buat menggambarkan sistem penyelesaian Eropa serta Kendalikan politik atas semua dunia, diantaranya Amerika, Australia, serta beberapa Afrika serta Asia". 

Ini membahas perbedaan antara kolonialisme serta imperialisme serta menyiratkan jikalau "mengingat kesulitankonsisten membedakan antara dua istilah, entri ini akan memakaikan kolonialisme sebagai suatu konsep umum yang mengacu terhadap proyek dominasi politik Eropa dari keenam belas hingga abad kedua puluh yang berakhir dengan gerakan-gerakan pembebasan nasional dari tahun 1960-an ". Dalam pengantarnya buat J├╝rgen Osterhammel yang Kolonialisme: sesuatu Tinjauan Teoretis, Roger Tignor mengatakan, "Untuk Osterhammel, esensi kolonialisme ialah ada koloni, yang secara definisi diatur lain hal dari wilayah lain layaknya protektorat atau bola informal pengaruh". 

Dalam buku tersebut, Osterhammel bertanya, "Bagaimana dapat 'kolonialisme'. didefinisikan secara independen dari 'koloni?'". Ia menempel terhadap definisi tiga-kalimat: Kolonialisme ialah kaitan antara mayoritas (atau paksa diimpor) adat serta minoritas penyerbu asing. Keputusan fundamental yang memberi efek kehidupan masyarakat terjajah yang dibuat serta dilakukan oleh penguasa kolonial demi kepentingan yang kerap didefinisikan dalam sesuatu metropolis yang jauh. Menolak kompromi budaya dengan warga terjajah, penjajah yakin superioritas mereka sendiri serta mandat mereka dihabiskan buat memerintah.


Pengertian Kolonialisme dan Imperalisme

Kolonialisme dan imperialisme modern mulai muncul di Eropa pada abad ke-16. Abad ke-16 merupakan era pencerahan atau renaisans di Benua Eropa. Renaisans merupakan awal dari bangkitnya ilmu pengetahuan yang sebelumya sangat sulit berkembang karena doktrin-doktrin agama yang sangat mengekang. Salah satu pencapaian yang sangat besar pada masa itu adalah munculnya teori heliosentris yang mengatakan bahwa matahari adalah pusat tata surya dan bumi berbentuk bulat. Paham heliosentris inilah yang menjadi salah satu faktor yang mendorong bangsa Eropa untuk melakukan penjelajahan ke seluruh dunia.

Era kolonialisme dan imperialisme awal ditandai dengan penaklukan bangsa Spanyol dan Portugis ke negeri-negeri timur yang kaya akan hasil bumi dan benua baru Amerika yang sebelumnya tidak dikenal oleh orang-orang Eropa. Setelah era revolusi industri kemudian muncul Inggris sebagai kekuatan kolonial baru. Pada puncak kejayaannya, Inggris menguasai hampir seperempat daratan di dunia dan menaungi 23% populasi dunia saat itu.


Selain karena kepercayaan bahwa bumi itu bulat, bangsa Eropa terdorong untuk melakukan penjelajahan dengan tujuan untuk mendatangi negeri-negeri timur yang kaya raya. Namun pada akhirnya, tujuan tersebut berubah menjadi praktik penjajahan dan Indonesia pun tak luput dari penjajahan yang dilakukan bangsa barat tersebut (selengkapnya: Negara Yang Pernah Menjajah Indonesia). Praktik penjajahan yang dilakukan oleh bangsa barat dapat dibedakan menjadi dua macam yaitu kolonialisme dan imperialisme. Dua istilah tersebutlah yang akan kita bahas di artikel kali ini.

Pengertian Kolonialisme

Kolonialisme berasal dari kata colunus (colonia) yang berarti suatu usaha untuk untuk mengembangkan kekuasaan suatu negara diluar wilayah negara tersebut. Kolonialisme pada umumnya bertujuan untuk mencapai dominasi ekonomi atas sumber daya, manusia, dan perdagangan di suatu wilayah. Wilayah koloni umumnya adalah daerah-daerah yang kaya akan bahan mentah untuk keperluan negara yang melakukan kolonialisme.

Pengertian Imperialisme

Imperialisme adalah usaha memperluas kekuasaan suatu negara untuk menguasai negara lain. Imperialisme dapat dibagi menjadi dua macam, yaitu imperialisme kuno dan imperialisme modern. Imperialisme kuno berlangsung sebelum revolusi industri dan bertujuan untuk memiliki kekayaan (gold), mencapai kejayaan (glory), dan menyebarkan agama (gospel). Spanyol dan portugis adalah negara yang menjalankan imperialisme kuno. Sementara Inggris merupakan negara yang menganut imperialisme modern.

Perbedaan kolonialisme dan imperialisme

Kolonialisme bertujuan untuk menguras habis sumber daya alam dari negara yang bersangkutan untuk diangkut ke negara induk.
Imperialisme bertujuan untuk menanamkan pengaruh pada semua bidang kehidupan negara yang bersangkutan.

Persamaan kolonialisme dan imperialisme

Persamaan kolonialisme dan imperialisme adalah bahwa keduanya sama-sama merupakan kebijakan negara yang lebih kuat untuk memegang kendali atas wilayah lain diluar batas awal negaranya. Persamaan lain adalah keduanya biasanya dilakukan dengan cara penaklukan.

Nah, itulah merupakan materi mengenai persamaan kolonialisme dan imperialisme secara lengkap dan terpercaya. 

Sumber :

  • https://keluargaku.wordpress.com/2016/04/13/pengertian-dan-macam-macam-kolonialisme-dan-imperialisme/
  • https://id.wikipedia.org/wiki/Kolonialisme
  • http://iwak-pithik.blogspot.co.id/2011/12/pengertian-kolonialisme-dan.html

Yang kamu cari :

pengertian kolonialisme dan imperialisme
pengertian historiografi kolonial
pengertian kolonialisme menurut para ahli
pengertian kolonialisme dan imperialisme barat di indonesia
pengertian kolonialisme dan imperialisme menurut para ahli
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Pengertian KOLONIALISME Bahas Lengkap Disini!

0 komentar: