Pengertian Biologi Dijamin Paling Lengkap

Pengertian Biologi - Halo kawan... kali ini admin akan membagi tahu mengenai pengertian biologi yang mungkin dapat berguna untuk kehidupan mu dalam sekolah. Nah sudahkah kalian tahu apa itu biologi?

Pengertian biologi adalah ilmu yang menyidik jauh segala Hal yang berhubungan dengan makhluk hidup dan kehidupan. Yang dibahas dalam pengertian biologi tidak lain adalah yang masih berkaitan dengan makhluk hidup, seperti zat yang membentuk makhluk hidup, zat yang dibutuhkan makhluk hidup, serta berbagai Hal mengenai hubungan antara makhluk hidup dengan lingkungannya.

Biologi mengkaji semua makhluk hidup, tidak hanya tumbuhan dan hewan yang hidup dimuka bumi ini, akan tetapi tumbuhan dan hewan yang hidup di masa lampau bahkan di tempat-tempat lain jika dapat jadi ada kehidupan. Yup cakupan bilogi sungguh sangat luas. Oleh karena itu biologi terbagi ke dalam beberapa sub pembahasan.


pengertian biologi
PENGERTIAN BIOLOGI

Pengertian Biologi Lengkap



Pada hakekatnya pengertian biologi berdasarkan kata biologi sendiri yang terdiri dari dua kata yaitu bio yang artinya makhluk hidup, dan logi atau logos yang artinya ilmu. sebenarnya pengertian biologi banyak diberikan oleh para ilmuan tergantung dari ruang lingkup penelitian yang di laksanakan.

Salah satu pengertian biologi atau ilmu hayat adalah suatu ilmu tentang kehidupan Biologi membantu manusia mengenal dirinya sebagai organisme, mengenal lingkungannya dan hubungan antara organisme dengan lingkungannya. tujuan pengajaran biologi antara lain adalah mengembangkan cara berpikir ilmiah melalui penelitian dan percobaan; mengembangkan pengetahuan praktis dari metode biologi untuk memecahkan masalah kehidupan individu dan sosial; merangsang studi lebih lanjut di bidang Biologi dan bidang lain yang berhubungan dengan Biologi serta membangkitkan pengertian dan rasa sayang kepada makhluk hidup.

Biologi merupakan salah satu ilmu dasar yang ikut menentukan kemajuan dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, karena dengan belajar biologi kita akan mempunyai kemampuan berpikir logis, sistematis dan kreatif dalam memecahkan problem
Pembelajaran biologi dapat dihadirkan dengan memanfaatkan teknologi komputer. pembelajaran dengan komputer akan dapat membantu memahami materi pengertian biologi, karena dengan komputer memungkinkan untuk menghadirkan bentuk pembelajaran yang menarik. Dengan komputer dapat disajikan media pembelajaran yang memuat materi pembelajaran secara tekstual, audio maupun visual.

Pengertian biologi juga merupakan salah satu ilmu dasar yang ikut menentukan kemajuan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, karena dengan belajar Biologi kita akan mempunyai kemampuan berpikir logis serta memperoleh keterampilan dalam berpikir kritis, sistematis dan kreatif dalam memecahkan problem.

Ilmu biologi sangat berpengaruh dan berguna bagi kehidupan manusia. biologi banyak digunakan untuk berbagai bidang kehidupan seperti pertanian, peternakan, perikanan, kedokteran, dan lain sebagainya.


Biologi dan Sejarah Biologi


Biologi adalah kajian tentang kehidupan, dan organisme hidup, salah satu struktur, fungsi, pertumbuhan, evolusi, persebaran, dan taksonominya. Ilmu biologi modern sangat luas, dan eklektik, serta terdiri dari berbagai macam cabang, dan subdisiplin. Namun, meskipun lingkupnya luas, terdapat beberapa konsep umum yang mengatur semua penelitian, sehingga menyatukannya dalam satu bidang. Biologi umumnya mengakui sel sebagai satuan dasar kehidupan, gen sebagai satuan dasar pewarisan, dan evolusi sebagai mekanisme yang mendorong terciptanya spesies baru. selain itu, organisme diyakini bertahan dengan mengonsumsi, dan mengubah energi serta dengan meregulasi keadaan dalamnya agar tetap stabil, dan vital.

Subdisiplin biologi didefinisikan berdasarkan skala organisme yang dipelajari, jenis organisme yang dipelajari, dan metode yang digunakan untuk mempelajarinya antara lain:
  1. Biokimia menyidik jauh kimia kehidupan 
  2. Biologi molekuler terkait dengan interaksi antar molekul biologis 
  3. Botani menyidik jauh biologi tumbuhan
  4. Biologi seluler meneliti satuan dasar semua kehidupan, yaitu sel
  5. Fisiologi menyidik jauh fungsi fisik, dan kimia jaringan organ, dan sistem organ suatu organisme
  6. Biologi evolusioner meneliti proses yang menghasilkan keanekaragaman hayati; dan ekologi menyidik jauh interaksi antara organisme dengan lingkungannya.


Sejarah Biologi Secara Lengkap

Istilah biologi berasal dari kata dalam bahasa Yunani βίος, bios, yang berarti "kehidupan", dan akhiran -λογία, -logia, yang artinya "ilmu". Bentuk Latin dari kata tersebut (biologi) pertama kali digunakan oleh Linnaeus (Carl von Linné) dalam karyanya yang berjudul Bibliotheca botanica pada tahun 1736. Kata tersebut dipakai lagi pada tahun 1766 oleh Michael Christoph Hanov dalam tulisannya yang berjudul Philosophiae naturalis sive physicae: tomus III, continens geologian, biologian, phytologian generalis. 

Terjemahan bahasa Jermannya, yaitu Biologie, pertama kali muncul dalam terjemahan karya Linnaeus pada tahun 1771. pada tahun 1797, Theodor Georg August Roose memasang istilah tersebut dalam pendahulu bukunya yang bertajuk Grundzüge der Lehre van der Lebenskraft. Karl Friedrich Burdach pada tahun 1800 memakai istilah ini dalam arti yang lebih sempit, yaitu penelitian manusia dari sudut pandang morfologis, fisiologis, dan psikologis (Propädeutik zum Studien der gesammten Heilkunst). Istilah biologi dalam pengertian modern baru muncul dalam buku Biologie, oder Philosophie der lebenden Natur (1802–22) yang ditulis oleh Gottfried Reinhold Treviranus. Di dalam buku tersebut tertulis:


“Objek penelitian kami adalah berbagai macam bentuk dan perwujudan kehidupan, keadaan dan hukum yang mengatur fenomena tersebut, serta penyebabnya. Ilmu yang terkait dengan objek tersebut kami sebut biologi [Biologie] atau doktrin kehidupan [Lebenslehre] "

Walaupun biologi modern merupakan perkembangan yang relatif baru, ilmu yang terkait sudah dipelajari dari masa lampau. Filsafat alam dapat ditemui di peradaban Mesopotamia, Mesir, India, dan Tiongkok. Namun, asal-usul, dan pendekatan biologi modern berasal dari masa Yunani Kuno[6]. walaupun penelitian kedokteran dapat ditilik ke masa Hippocrates (ca. 460 SM – ca. 370 SM), Aristoteles (384 SM – 322 SM) adalah tokoh yang paling berjasa dalam mengembangkan biologi. 

Salah satu karya terpentingnya adalah Historia Animalium, dan beberapa karya lain yang menunjukkan cara pandang seorang peneliti alam, serta karya-karya empirisnya yang mencoba menyidik jauh sebab-akibat biologis, dan keanekaragaman hayati. Penerus Aristoteles di Lyceum, yaitu Theophrastus, menulis buku-buku tentang botani yang berpengaruh hingga ke Abad Pertengahan.

Ilmuwan Islam abad pertengahan yang menyidik jauh biologi meliputi al-Jahiz (781–869), Ad-Dinawari (828–896), yang menulis tentang botani, dan ar-Razi (865–925), yang menulis tentang anatomi, dan fisiologi. Kedokteran dipelajari berdasarkan tradisi filsuf Yunani, sementara ilmu alam sangat dipengaruhi oleh pemikiran Aristoteles, terutama Perihal hierarki kehidupan.

Biologi mulai berkembang pesat selepas Antony van Leeuwenhoek memperbaiki mikroskopnya. Berkatnya, spermatozoa, bakteri, infusoria, dan berbagai macam kehidupan mikroskopik lain berhasil ditemukan. Penyelidikan yang dilakukan oleh Jan Swammerdam membangkitkan ketertarikan terhadap bidang entomologi, dan membantu mengembangkan teknik pembedahan, dan pewarnaan (staining) mikroskopik.

Kemajuan mikroskop juga sangat memengaruhi pemikiran tentang biologi. pada awal abad ke-19, sejumlah ahli biologi mulai menyadari pentingnya konsep sel. Kemudian, pada tahun 1838, Schleiden, dan Schwann mulai menganjurkan gagasan (yang kini diterima secara luas) bahwa :

  • Satuan dasar organisme adalah sel, dan 
  • Masing-masing sel memiliki karakteristik kehidupan, walaupun mereka menentang gagasan bahwa 
  • Semua sel berasal dari pembagian sel lain. Akan tetapi, disebabkan berkah karya Robert Remak, dan Rudolf Virchow, pada tahun 1860-an sebagian besar ahli biologi memperoleh ketiga Hal tersebut yang kini disebut teori sel

Sementara itu, taksonomi, dan klasifikasi menjadi pusat perhatian sejarawan alam. Carl Linnaeus menerbitkan taksonomi dasar pada tahun 1735 (berbagai macam variasi telah digunakan semenjak itu), dan pada tahun 1750-an memperkenalkan nama ilmiah untuk spesies. 

Georges-Louis Leclerc, Comte de Buffon, menganggap spesies sebagai kategori buatan, dan menyatakan bahwa kehidupan dapat berubah—bahkan mengusulkan kemungkinan adanya nenek moyang bersama. walaupun menentang teori evolusi, Buffon merupakan tokoh penting dalam sejarah pemikiran evolusi; karyanya memengaruhi teori evolusi Lamarck, dan Darwin.

Pemikiran evolusioner dapat ditilik kembali ke karya Jean-Baptiste Lamarck. Ia menyatakan bahwa evolusi merupakan hasil dari tekanan lingkungan terhadap sifat suatu hewan, yang berarti semakin sering suatu organ digunakan, semakin kompleks, dan efisien organ itu, sehingga membuat hewan teradaptasi dengan lingkungan. Lamarck juga meyakini bahwa sifat yang didapat ini dapat diturunkan ke generasi berikutnya, yang akan terus mengembangkan, dan menyempurnakannya. 

Namun, hipotesis ini kini ditolak, dan baru pada akhir abad ke-19 Charles Darwin berhasil merumuskan teori evolusi berdasarkan seleksi alam dengan menggabungkan pendekatan biogeografis Humboldt, geologi Lyell, tulisan Malthus tentang pertumbuhan populasi, dan keahlian morfologis serta pengamatannya sendiri di alam; penalaran, dan bukti yang mirip juga membuat Alfred Russel Wallace mencapai kesimpulan yang sama. meskipun banyak ditentang oleh agamawan, teori Darwin diterima oleh komunitas ilmiah, dan dengan laju menjadi aksioma dasar dalam ilmu biologi.



Pengertian Cabang Ilmu Biologi


berdasarkan pengertian biologi, muncullah cabang-cabang biologi terus‐menerus bertambah, sesuai dengan perkembangan ilmu biologi itu sendiri. Antara lain mikologi (ilmu tentang fungi) yang dahulu disatukan dalam botani, fikologi (ilmu tentang alga), bryologi (ilmu lumut), ichtiologi (ilmu tentang ikan), karsinologi (ilmu tentang krustasea), mammologi (ilmu tentang mammalia), ornitologi (ilmu tentang burung), entomologi (ilmu tentang insekta), paratisologi (ilmu tentang parasit), etnobotani, dan etnozoologi.

Cabang biologi yang menyidik jauh virus disebut virologi, bakteri bakteriologi, mikroorganisme secara umum disebut mikrobiologi, tumbuhan botani, hewan zoologi, hubungan antara makhluk dan lingkungan disebut ekologi. Cabang yang menyidik jauh aspek kimia dari kehidupan disebut biokimia.

Batasan pengertian biologi bukan hanya sekedar penghafalan informasi saja, namun juga diserta dengan pemahaman konsep dan pengaplikasiannya dalam kehidupan sehari-hari. kebanyakan siswa disekolah masih hanya memperoleh informasi dan mengingat-ingatnya saja. Padahal jika hanya mengingat-ingat saja, materi tersebut tidak akan bertahan lama dan akan cepat lupa. Biologi memerlukan ketrampilan berpikir logis. sesuatu yang logis dan masuk akal cepat diterima dan diserap otak sehinga bisa bertahan lama.

Ruang lingkup biologi yang makin meluas, menuntut para ahli biologi untuk membuat pengkhususan kajian sesuai pada objeknya yang lebih mendalam sehingga memberikan manfaat yang semakin besar bagi kehidupan pada lazimnya. Pengkhususan kajian yang mendalam ini menghasilkan berbagai cabang ilmu biologi yang semakin hari semakin banyak. Ibarat pohon, biologi merupakan pohon ilmu yang sangat besar memiliki cabang-cabang ilmu dan tiap cabang menghasilkan anak cabang ilmu baru yang berkembang semakin pesat. beberapa cabang biologi salah satu sebagai berikut:

  1. Botani: menyidik jauh semua kehidupan tumbuh-tumbuhan 
  2. Zoology: menyidik jauh semua kehidupan hewan
  3. Morfologi: menyidik jauh bentuk dan struktur suatu mahluk hidup 
  4. Fisiologi: amempelajari sifat faal dan cara kerja dari tubuh suatu organisme 
  5. Embriologi: menyidik jauh perkembangan suatu organisme dari mulai zigot sampai menjadi dewasa 
  6. Ekologi: menyidik jauh interaksi antara makhluk hidup dan lingkungannya 
  7. Mikrobiologi: menyidik jauh segala aspek kehidupan mikroorganisme yang berukuran mikroskopis 
  8. Taksonomi: menyidik jauh klasifikasi atau pengelompokkan makhluk hidup 
  9. Genetika: menyidik jauh tentang cara menurunnya sifat pada makhluk hidup 
  10. Evolusi: menyidik jauh suksesi dan perubahan-perubahan dari jenis makhluk hidup sepanjang masa 
  11. Sitologi: menyidik jauh susunan dan fungsi sel 
  12. Patologi: menyidik jauh tenatang seluk beluk penyakit.


Itulah tadi merupakan pengertian biologi yang ada. Semoga dapat memahami dan bermanfaat bagi tugas kalian mengenai tugas - tugas biologi.


Sumber :
http://www.belajarbagus.net/2014/10/pengertian-biologi.html
https://id.wikipedia.org/wiki/Biologi
http://www.zonasiswa.com/2014/05/pengertian-biologi-lengkap.html
Post a Comment