LEARN SEJARAH. Belajar sejarah dan manfaat sejarah adalah membangkitkan semangat kesatuan.

Seputar Revolusi Industri di Inggris

Seputar Revolusi Industri di InggrisRevolusi adalah perubahan besar-besaran yang memerlukan waktu hingga bertahun-tahun. Revolusi Industri di Inggris merupakan salah satu contoh revolusi yang membuktikan adanya perubahan besar di bidang industri di negara Inggris. Revolusi industri ini muncul setelah ditemukannya mesin uap. Pasca terjadinya revolusi indutri, masyarakat Inggris, terutama yang tinggal di perkotaan meraskan perubahan yang signifikan. Kemajuan teknologi ini menjadikan mesin-mesin uap sebagai tenaga-tenaga penggerak yang semula adalah tenaga-tenaga manusia.

Munculnya Revolusi Industri


Revolusi Industri terjadi pada abad ke-18. Sebelum terjadi revolusi Industri, Inggris telah mengalami Revolusi Agraria yang mana revolusi Agraria ini terjadi dalam dua tahap, yaitu Revoluis Agraria I dan Revolusi Agraria II. Revolusi Agraria I merupakan suatu tahapan di mana pemanfaatan tanah yang semula hanya digunakan untuk pertanian, kemudian diubah untuk usaha pertanian, perkebunanm dan peternakan. Semenatara itu,Revolusi Agraria Ii sendiri adalah suatu usaha mengerjakan lahan/ tanah yang semula menggunakan cara-cara tradisional kemudian digantikan oleh mesin (mekanisasi). Kembali ke pokok bahasan Revolusi Industri, sebab-sebab terjadinya Revolusi Industri antara lain:
  • Negara Inggris memiliki bahan baku industri seperti batu bara, wol,  dan kapas yang didapat dari negara-negara yang dijajah
  • Negara Inggris rutin mengadakan penelitian terhadap ilmu-ilmu alam sehingga tak heran jika ada banyak temuan baru yang berasal dari Inggris. Hal ini dibuktikan dengan adanya temuan mesin uap oleh James Watt. Inggris juga memiliki lembaga khusus yang bernma Royal Society for Improving Natural Knowledge (1662) yang tak lain adalah wadah untuk berbagai jenis penelitian.
  • Terjadi kemajuan yang signifikan di bidang pelayaran yang kemudian membawa dampak positif bagi perdagangan Inggris
  • Inggris mempunyai modal yang sangat cukup untuk memulai dan mengembangkan industri
  • Inggris mempunyai kongsi dagang besar dengan nama EIC  yang sangat berperan untuk kemajuan perdagangan Inggris.

Tahapan Revolusi Inggris

Revolusi Inggris terjadi dalam 3 tahap :

1. Revolusi Industri I
    Revolusi Industri pertama ditandai dengan penggunaannya teknologi-teknologi kuno seperti mesin uap sebagai mesin penggerak. Mesin uap ini berbahan batu bara atau kayu.

2. Revolusi Industri II
       Revolusi Industri yang kedua diawali dengan penggunaan teknik baru seperti mesin bermotor dengan bahan bakar bensin atau listrik. Revolusi tahap kedua ini hanya terjadi di Jerman dan Amerika Serikat di abada 19.

3.  Revolusi Industri III
       Revolusi Industri ketiga diawali dengan pemanfaatan teknik baru yaitu teknik kimiahayati dengan menggunakan atom atau nuklir sebagai bahan bakarnya. Nah, revolusi Industri yang ketiga ini terjadi di negara Uni Soviet dan Amerika Serikat pada abad ke-20. Revolusi Industri ini memicu peningkatan pemanfaatan mesin-mesin sehingga hemat dalam penggunaan bahan bakar seperti batubara dan bahan-bahan industri seperti baja dan besi. Kemajuan industri ini juga didukung dengan adanya pembangunan infrastruktur seperti rel kereta api, sistem perkreditan dan perbankan, dan transportasi.

Ada juga dampak-dampak Revolusi Industri, seperti:
  1. Di bidang Ekonomi: munculnya banyak pabrik dan para pengusaha kaya. Selain itu, biaya produksi menjadi rendah sehingga harga produk juga turut menurun. Alhasil, upah buruh menjadi rendah. Sedang dampak positifnya adalah perdagangan menjadi maju dan munculnya kapitalisme industri yang dipusatkan pada perseorangan. Industri rumah tangga pun menjadi mati.
  2. Di bidang Politik: munculnya kelompok masyarakat burjois yang tak lain adalah kalangan/ kelompok orang kaya baru yang umumnya para penguasa atau pemilik industri, lahir demokrasi dan nasionalisme, lahirnya imperialisme modern, berlomba-lomba mencari tanah jajahan, pencarian bahan-bahan mentah, dan usaha perluasan pasar industri, muncul paham liberalisme yang semula hanya muncul di Inggris saat berlangsung Revolusi Agraria dan Revolusi Industri.
  3. Bidang sosial: berpindahnya pusat pekerjaan yang semula di kawasan pedesaan kemudian berganti di kawasan perkotaan. Akibatnya, terjadilah arus urbanisasi besar-besaran. Kota pun menjadi padat dan munculah slum area atau kawasan rumah kumuh. Dampak lainnya yaitu meningkatnya pengangguran, buurh kerja wanita dan anak-anak, dan tidak terjaminnya kesejahteraan.
Revolusi Industri turut serta melahirkan revolusi sosial, usaha untuk mengubah nasib rakyat agar jauh lebih layak. Untuk memperbaiki nasib rakyat, pemerintah bersama parlemen kemudian membuat kebijakan-kebijakan seperti Catholic Emancipation Bill, Reform Bill, Abolition Bill, Factory Act, Poor Law, dan Corn Law.
Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Seputar Revolusi Industri di Inggris

0 komentar: